Mobilitas teknologi sangat cepat, berganti
dari satu akses ke akses yang lainnya. Mobilitas inilah yang membuat banyak
sistem atau jaringan yang memiliki keamanan demi menjaga informasi pengguna
yang sangat rentan bocor. Akan tetapi, tidak ada sistem yang aman. Orang-orang
yang biasa meretas sebuah jaringan atau sistem dapat disebut sebagai hacker
ataupun cracker. Lalu apa perbedaan dari sebutan tersebut? Berikut ini adalah
pengertian serta perbedaan hacker dan cracker.
Hacker
Hacker adalah sebutan untuk orang atau
sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan
dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan computer.
Hacker juga bisa di kategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari
kelemahan suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki
kelemahan system yang di temukannya.
Istilah HACKER sendiri lahir sekitar tahun
1959 dari MIT (Massacusetts Institute of Technology), sebuah universitas di
Amerika yang terdiri dari orang-orang cerdas namun cenderung tidak mempercayai
adanya Tuhan (Atheis). Saat itulah semua berawal, dari sebuah ruangan baru,
"EAM room" pada Building 26 MIT, sebuah tempat yang merupakan nenek
moyang dari "dunia baru" yang kini kita kenal, tempat nenek moyang
sebuah mesin yang kini kita sebut sebagai "komputer", mesin yang
mampu membawa kita menuju kelebih baikan dengan kebebasan informasi, dunia para
hacker sejati.
Karakter dari para
hacker yang bersifat merusak. Istilah ini diperoleh dari film Star Wars-nya
George Lucas. Seorang Dark-side hacker sama seperti Darth Vader (tokoh dalam
film Star Wars) yang tertarik dengan kekuatan kegelapan. Hal ini tidak ada
hubungannya dengan masalah “baik” atau “jahat” tapi lebih kepada masalah “sah (sesuai hukum yang
berlaku)” dan “kekacauan”. Seorang Dark-side hacker punya kemampuan yang sama
dengan semua hacker, tapi “sisi gelap” dari pikirannya membuat ia menjadi unsur berbahaya untuk
semua komunitas.
Para hacker selalu
bekerjasama secara sukarela menyelesaikan masalah dan membangun sesuatu. Mereka
selalu berbagi informasi, memberi jawaban serta berlomba-lomba untuk berbuat
yang terbaik agar dihormati di lingkungannya. Mereka tidak pernah berhenti
belajar untuk menjadi ahli dan sangat anti untuk melakukan sesuatu
berulang-ulang dan membosankan. Mereka berpedoman pada kata-kata bijak : “Untuk mengikuti jalan - pandanglah sang
ahli - ikuti sang ahli - berjalan bersama sang ahli - kenali sang ahli -jadilah
sang ahli ”
Sisi menarik dari
seorang Hacker adalah dimana mereka saling bahu-membahu dalam menyelesaikan
sebuah masalah dan membangun sesuatu. Tetapi sayangnya, kehidupan mereka yang
menghabiskan 90% waktunya untuk aktivitas Hacking bukanlah hal yang baik. Kalau
memang benar-benar ingin jadi hacker , jadilah hacker yang baik.
Cracker
Sedangkan cracker
adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk
kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang di masuki seperti:
pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.
Sementara itu, para
cracker sibuk untuk memuaskan diri mereka dengan aktivitas Cracking. mulai dari
membobol komputer, menebar virus (tanpa tujuan – beberapa hacker sejati ada
yang menulis virus namun dengan tujuan yang jelas), hingga mengakali telepon (Phreaking).
Para hacker menyebut mereka sebagai orang malas yang tidak bertanggung
jawab. Jadi, sangat tidak adil jika kita tetap menganggap bahwa hacker itu
jahat dan menakutkan karena sangat jelas bahwa hacker bersifat membangun
sementara Cracker bersifat membongkar
Juga dikenal sebagai
3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri
keamanan jaringan. Mereka mengerti system operasi luar dalam,
sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global. Sanggup
melakukan pemrogramman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka
biasanya effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka
seperti siluman dapat memasuki sistem tanpa di ketahui, walaupun mereka tidak
akan menghancurkan data-data. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang
ada.
Semi Elite
Semi Elite
Hacker ini biasanya lebih mudah daripada Elite. Mereka juga mempunyai kemampuan &
pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi
(termasuk lubangnya). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup
untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan
oleh hacker kaliber ini, sialnya oleh para Elite mereka sering kali di
kategorikan Lamer.
Sebutan ini terutama
karena umur kelompok ini masih muda (ABG ) & masih sekolah. Mereka membaca
tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba
berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke
lainnya. Umumnya mereka masih menggunakan Grafik UserInterface (GUI) & baru
belajar basic dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem
operasi.
Seperti developed kiddie, Script Kiddie
biasanya melakukan aktifitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya
mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak
lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti &
menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
e. Lamer
Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan
yang ingin menjadi Hacker (wanna-be Hacker). Mereka biasanya membaca atau
mendengar tentang Hacker & ingin seperti itu. Penggunaan komputer mereka
terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu
kredit. Biasanya melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke & DoS.
Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel dsb. Karena banyak
kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan
sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

0 comments